Ancaman Aktif Sistem Komputer

Ancaman Aktif Sistem Komputer

Ancaman Aktif Sistem Komputer

Ancaman Aktif Sistem Komputer

1) Manipulasi Input
Manipulasi input mensyaratkan kemampuan teknis yang paling minimal. Seseorang bisa saja mengubah input tanpa memiliki pengetahuna mengenai cara operasi sistem komputer. Misalnya operator pengolah data dengan sengaja membuat cacat beberapa cek yang akan diproses dengan komputer. Karena cacat, cek ditolak oleh komputer dan mesti diproses secara manual. Dia menggunakan cek tersebut untuk kepentingan pribadinya.
2) Mengubah Program
Mengubah program mungkin metode yang paling jarang digunakan untuk melakukan kejahatan komputer karena dibutuhkan keahlian pemrograman yang hanya dimiliki oleh sejumlah orang yang terbatas. Suatu kasus contohnya, manajer pusat data suatu perusahaan broker mencuri $81.000 selama beberapa tahun dengan menggunakan skema pengubahan yang tidak legal. Dia menarik cek dari perusahaan dan mengirim cek tersebut ke rekening-rekening palsu yang ia buat.
3) Mengubah File Secara Langsung
Dalam beberapa kasus, individu-individu tertentu menemukan cara untuk memotong proses normal untuk menginputkan data ke dalam program komputer. Jika hal ini terjadi, hasilnya adalah bencana. Seorang penyusup mengganti master file piutang dagang yang asli dengan master file versi penyusup.
4) Pencurian Data
Pencurian data penting merupakan salah satu masalah yang cukup serius selama dunia bisnis dewasa ini. Dalam industri dengan tingkat persaingan yang tinggi, informasi kuantitatif dan kualitatif terkait dangan salah seorang pesaing merupakan salah satu informasi yang cukup diburu. Seseorang di California dituntut karena melakukan koneksi ke jaringan komputer pesaing, dengan menembus sistem keamanan komputer dan menyalin informasi yang diperlukan.
5) Sabotase
Sabotase komputer membahayakan sistem informasi. Perusakan sebuah komputer atau perangkat lunak dapat menyebabkan kebangkrutan suatu perusahaan. Pabrik Cleveland keluar dari bisnis pada saat seorang karyawan yang tidak puas ditinggalkan sendirian di dalam tempat penyimpanan data. Karyawan tersebut menghapus file data dengan sebuah magnet tangan.
6) Penyalahgunaan atau Pencurian Sumber Daya Informasi
Salah satu jenis penyalahgunaan informasi terjadi pada saat seorang karyawan menggunakan sumber daya komputer untuk kepentingan pribadi. Beberapa karyawan mencuri komputer mainframe perusahaan dalam satu hari, bagian demi bagian, dilarikan lewat pintu belakang.