Dewan: Tidak Ada Lagi Istilah Sekolah Favorit

Dewan: Tidak Ada Lagi Istilah Sekolah Favorit

Dewan Tidak Ada Lagi Istilah Sekolah Favorit

Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran (TA) 2018 pada  dasarnya sangat bagus karena sistem ini membawa semangat pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia, sehingga nantinya tidak ada lagi istilah sekolah favorit.

Demikian hal tersebut, dikatakan anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat

(Jabar) dr Ikhwan Fauzi kepada wartawan di DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, No 27, Kota Bandung, Senin(16/7/2018).

Menurut legislator partai bergambar Banteng moncong putih ini, menjadi penting agar ke depan tidak ada lagi istilah sekolah favorit karena dengan label sekolah favorit maka terjadi jual beli kursi di sekolah favorit.

Ikhwan mengatakan, sistem zonasi dalam PPDB 2018 harus diimbangi

dengan peningkatan dan pemerataan kualitas serta kuantitas pendidikan di seluruh daerah agar tidak menimbulkan permasalahan.

Terkait dengan hal itu kalangan wakil rakyat mendorong gubernur dan wakil gubernur (wagub) Jabar terpilih bisa melakukan pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Jabar.

Ditambahkannya, kami ingin mendorong gubernur dan wagub Jabar yang baru nanti agar mampu melakukan pemerataan fasilitas sekolah.

“Kalau ini dilakukan, maka tidak ada masalah lagi jika dalam PPDB diterapkan sistem zonasi

karena seluruh daerah sudah merata kualitas dan kuantitas pendidikannya,” terang wakil rakyat dapil Bandung – Cimahi ini.

Untuk itu, politisi senior PDIP ini juga mengingatkan belum meratanya kualitas dan kuantitas pendidikan di Jabar ditunjukan dengan angka partisipasi kasar (APK) untuk tingkat SMA, yakni baru mencapai 80 untuk siswa SMP yang tertampung di bangku SMA.

“Ini jadi catatan tersendiri bagi kita semua bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Jabar itu penting,” tandasnya

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/