Fungsi OPEC Dalam Mengendalikan Persediaan Minyak

Fungsi OPEC Dalam Mengendalikan Persediaan Minyak

Fungsi OPEC

Fungsi OPEC

Diawal tahun 2008 didapati bahwa masalah pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi tidak sehebat yang diperkirakan dan hal tersebut membuat kondisi perekonomian di dunia meningkat, kondisi ekonomi yang meningkat tersebut membuat kebutuhan akan bahan bakar minyak naik. Kebutuhan minyak yang tinggi tersebut mendorong kenaikan harga minyak 3 bulan berturut-turut hingga harga minyak dunia naik, kemudian pada bulan April harga minyak turun sejenak . Kemudian setelah itu harga minyak terus menerus mengalami penurunan. Fluktuasi dari Harga minyak dunia diatas memberikan suatu dorongan dari OPEC dalam menjalankan tujuan dan fungsi dari organisasi OPEC dari permasalahan, pertama adanya kenaikan harga minyak dunia tersebut membuat OPEC meningkatkan kuota produksi minyaknya hingga mencapai 3.2 juta barel perhari. Baru pada bulan-bulan berikutnya harga minyak mulai turun setelah peningkatan produksi sebesar 32,77 juta barel perhari semenjak juli 2008.
Pada tahun 2001 lalu juga, sebelumnya adanya penunjukan gejala penurunan secara terus menerus dikarenakan supply dari negara-negara penghasil minyak berlebihan, sehingga OPEC mulai melakukan pengurangan kuota produksi, dimana pada bulan Februari 2001 OPEC mengurangi kuota produksi sebanyak 1,5 juta barel per hari, kemudian tanggal 1 April 2001 OPEC mengurangi kuota produksi sebanyak 1 juta barel perhari dan pada tanggal 1 September 2001 kembali lagi OPEC mengurangi kuota produksinya sebesar 1 juta barel per hari. Pengurangan kuota produksi yang dilakukan oleh OPEC bertujuan untuk menjaga harga tidak turun terus menerus.
Pada bulan September tepatnya tanggal 11 September terjadi serangan pada menara kembar WTC (World Trade Center) di New York membuat harga terus menurun, serangan terhadap menara kembar WTC di New York tersebut membuat kondisi perekonomian AS terganggu, akibatnya permintaan akan minyak turun. Penurunan harga minyak terus berlanjut hingga akhir tahun 2001. Pada tahun 2002 harga minyak dunia mulai menguat setelah OPEC untuk kesekian kalinya menurunkan kuota produksinya sebanyak 1,5 juta barel perhari semenjak tanggal 1 Januari 2002.
Semenjak saat itu harga minyak terus menguat seiring dengan kembali pulihnya perekonomian AS setelah serangan 11 September 2001. Antara bulan Agustus hingga November 2002 harga minyak berada di kisaran US $ 24,9 sampai dengan US $ 23 per barel. Pada Desember 2002 di Venezuela terjadi serangan terhadap kilang-kilang minyak karena permasalahan dalam negeri Venezuela. Serangan tersebut membuat pasokan minyak dunia turun dan berdampak pada melonjaknya harga minyak sampai menyentuh level harga US $ 26 per barel pada akhir tahun. Pada tahun 2003 harga minyak terus naik karena pasokan Venezuela yang terganggu hingga pada bulan Februari 2003 harga minyak mencapai US $ 30,7.

OPEC merespon

OPEC merespon kenaikan harga minyak yang terus menerus tersebut dengan meningkatkan kuota produksi minyaknya sebanyak 1 juta barel per hari. Langkah yang ditempuh oleh OPEC membuat harga minyak mulai bergerak turun. Serangan pada Irak yang dilakukan oleh Amerika pada bulan April 2003 tidak mempengaruhi penurunan harga minyak, hal tersebut dikarenakan Irak walau memiliki cadangan minyak yang cukup besar tetapi di Embargo oleh Amerika, sehingga kesulitan untuk melakukan penjualan minyaknya. Penurunan harga terus terjadi hingga pada tanggal 24 April 2003 OPEC mengurangi produksi minyaknya sebanyak 2 juta barel perhari, hal itu membuat harga minyak kembali menguat.
Dari beberapa kejadian diatas dapat diketahui bahwa fungsi OPEC dalam mengendalikan persediaan minyak telah berjalan dengan baik karena dapat terlihat dari adanya suatu peristiwa tertentu dimana dapat mengakibatkan kenaikan harga minyak namun sesegera mungkin OPEC melakukan sebuah regulasi diantaranya dengan menaikan ataupun memotong kuota produksi minyak dari Negara-negara anggotanya hingga akhirnya persediaan kebutuhan akan minyak suatu Negara bisa terpenuhi dan terciptanya kestabilan dari persediaan minyak sampai kepada harga minyak dunia.