Mitos dan Fakta Tentang Membersihkan Perhiasan

Mitos dan Fakta Tentang Membersihkan Perhiasan

Mitos dan Fakta Tentang Membersihkan Perhiasan

Mitos 1: Membersihkan Menggunakan Air Mendidih

Tahukah Anda jika membersihkan perhiasan menggunakan air mendidih dapat membuat batu permata pada perhiasan Anda rusak?

Tak hanya itu, air yang terlalu panas pun akan merusak logam mulia. Panas dapat membuat logam memuai dan menyebabkan batu permata terlepas dari posisinya. Beberapa batu permata, seperti zamrud, garnet, opal, peridot, tanzanite, dan tourmaline, bahkan dapat patah dan terbelah ketika direndam di air mendidih dan dibilas dengan air dingin.

Mitos 2: Membersihkan dengan Pasta Gigi

Banyak orang yang membersihkan perhiasan menggunakan pasta gigi. Membersihkan perhiasan menggunakan pasta gigi merupakan cara mudah dan murah untuk membersihkan perhiasan. Namun ternyata membersihkan perhiasan menggunakan pasta gigi justru mampu merusak emas, berlian, dan batu permata lainnya.

Hal ini dikarenakan pasta gigi biasanya mengandung material abrasif untuk mengangkat sisa makanan dan membersihakan plak di gigi. Material abrasif ini bisa menggores logam mulia dan batu permata pada perhiasan Anda. Tidak hanya iu, material ini juga bisa merusak warna dan kilau pada mutiara dan opal.

Faktanya:

Pada dasarnya membersihkan perhiasan tidaklah sulit. Namun, cara terbaik untuk membersihkan perhiasan Anda adalah dengan membawanya ke toko perhiasan dan memercayakannya di tangan orang yang sudah ahli. Cara lainnya adalah dengan menggunakan sabun dan air kemudian gosokkan pada perhiasan Anda secara halus dengan menggunakan sikat gigi. Tapi, metode ini tidak bisa digunakan untuk membersihkan mutiara. Untuk membersihkan mutiara, Anda cukup mengelapnya dengan kain lembut.


Baca Artikel Lainnya: