Pengertian Kewirausahaan Secara Umum

Pengertian Kewirausahaan Secara Umum

Pengertian Kewirausahaan Secara Umum

Pengertian kewirausahaan

Teman, pada kesempatan kali ini Pengertian.Org akan membahas Pengertian Kewirausahaan yang sedang digandrungi oleh anak muda pada abad ini. Banyak sekali orang yang ingin berwirausaha sendiri ketimbang harus kerja  di kantoran sebagai karyawan. Banyak orang yang memiliki persepsi bahwa meskipun usahanya kecil tetapi ia menjadi Bos, beda hal nya dengan kerja di perusahaan orang lain, setinggi-tingginya jabatan di kantornya ia tetap menjadi karyawan. karyawan tentu saja lebih sering dapat perintah ketimbang memerintah, dan sangat terikat waktu kerja. Nah, oleh karena itulah orang-orang lebih memilih berwirausaha. Tetapi menjadi seorang wirausahawan itu tidaklah mudah, kita harus memiliki jiwa kreatif dan inovatif. Sebelum anda mempelajari seluk beluk tentang kewirausahaan, terlebih dahulu anda harus mengetahui dan memahami pengertian dari kewirausahaan.

Pengertian Kewirausahaan

Kewirausahaan memiliki banyak pengertian, secara etimologi; kewirausahaan berasal dari kata (ke- : yang memiliki ciri) , (wira : berani) dan (usaha : pekerjaan, daya upaya, perbuatan), atau dalam bahasa Inggris-nya adalah enterpreunership. Kata entrepreneur sendiri berasal dari bahasa Perancis yaitu entreprende yang berarti petualang, pengambil risiko, kontraktor, pengusaha (orang yang mengusahakan suatu pekerjaan tertentu), dan pencipta yang menjual hasil ciptaannya. Dalam KBBI wirausaha sama dengan wiraswasta yaitu orang yg  pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur  permodalan operasinya.

Pengertian Kewirausahaan secara Umum adalah kemampuan seorang manajer resiko (risk manager) yang mengarah kepada ilmu / sikap mental / jiwa yang dimiliki wirausaha untuk menjadikan sumberdaya yang ada dengan memadukan ide-ide kreatif, inovatif, serta orisinal kesemuanya dikemas dalam visi untuk dijadikan  sebuah peluang yang outputnya adalah membawa keuntungan bagi dirinya dan orang lain yang terlibat dengannya. Beda halnya dengan pengertian wirausaha, wirausaha mengarah kepada pelaku (orang) yang memiliki jiwa kewirausahaan tersebut.

Berdasarkan pada lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995 mencantumkan mengenai pengertian wirausaha dan Pengertian Kewirausahaan, yaitu sebagai berikut :

1. Pengertian Wirausaha adalah orang yang memiliki sikap, perilaku, semangat tinggi serta kemampuan kewirausahaan, sedangkan

2. Pengertian Kewirausahaan adalah sikap, perilaku, semangat dan kemampuan seseorang untuk menangani usaha yang mengarah pada upaya dalam mencari, mewujudkan dan mengaplikasikan yang meliputi pada cara kerja, teknologi serta produk baru dengan meningkatkan efisiensi untuk memberikan pelayanan secara tepat dan lebih baik serta memperoleh keuntungan yang lebih besar pula.

Jadi wirausaha itu mengacu pada orang yang melakukan kegiatan sendiri dengan segala kemampuan yang ia miliki. Sedangkan Pengertian kewirausahaan mengarah kepada sikap mental yang dimiliki oleh seorang wirausaha dalam rangka melaksanakan kegiatan. Dalam Pengertian Kewirausahaan sebenarnya dapat dilihat dari berbagai sumber daya yang ada di dalamnya yaitu seseorang yang membawa sumber daya yang berupa tenaga kerja, material serta aset lainnya dalam suatu kombinasi dan juga turut menambahkan nilai yang lebih besar dibandingkan sebelumnya serta lebih dilekatkan lagi pada orang yang berpengaruh besar terhadap perubahan, aturan dan inovasi yang baru.

Ada empat hal yang dimiliki oleh seorang wirausahawan ialah sebagai berikut :

1. Penuh daya kreasi

Maksudnya adalah mengkreasikan sesuatu baru dengan perlu menambahkan nilainya. Hal ini dilakukan bukan hanya diakui oleh seorang wirausahawan saja melainkan juga para masyarakat atau dapat dikatakan sebagai konsumen yang akan menggunakan hasil kreasi tersebut.

2. Penuh komitmen yang tinggi

Sikap ini dibentuk terhadap penggunaan waktu serta usaha yang diberikan. Maka semakin meningkat kefokusan bagi seorang wirausahawan yang diberikan maka semakin tinggi pula dukungan kepada proses kreasi yang akan timbul dalam kewirausahaan.

3. Berani menghadapi resiko

Seorang wirausahawan harus mampu memprediksi segala resiko yang akan mungkin terjadi. Sehingga dalam hal ini, resiko tersebut kemungkinan akan terjadi berkenaan pada resiko fisik, keuangan dan resiko sosial.

4. Memperoleh penghargaan atau reward

Wujud dari penghargaan yang terpenting dalam hal ini ialah kebebasan yang diikuti dengan terbentuknya kepuasan pribadi. Sedangkan untuk penghargaan yang berupa uang hanya dianggap biasa saja bahkan dinyatakan sebagai bentuk derajat kesuksesan usaha.

Ciri – Ciri Seorang Wirausahawan

Adapun yang menjadi ciri-ciri seorang wirausahawan yaitu sebagai berikut:

•    Mandiri
•    Berjiwa keras
•    Inovatif
•    Bersikap kreatif, inovtif dan produktif
•    Cerdas dalam meraih peluang bisnis
•    Mampu berfikir dan bertindak secara bijak
•    Bersikap jujur dan penuh disiplin
•    Berani mengambil resiko
•    Senantiasa penuh sikap sabar
•    Berperilaku antisipatif terhadap perubahan pada lingkungan.

Prasyarat Seorang Wirausahawan

Ada beberapa prasyarat yang senantiasa harus dipenuhi oleh wirausahawan, yaitu :

1)     Mampu memecahkan masalah,
2)     Mampu memiliki modal dalam berkarya dengan penuh semangat dan mandiri,
3)     Memiliki sikap tangguh mengambil resiko
4)     Memiliki keinginan yang kuat untuk belajar
5)     Bekerja keras, tekun dan tidak pernah merasa puas
6)     Mampu menciptakan karya baru yang mengacu pada etika bisnis yang sehat.

Motivasi dalam menguasai sebuah usaha sangat penting demi menunjang daya saing yang kompetitif pada negara berkembang seperti sekarang ini. Setelah itu, barulah kita mewujudkan motivasi secara keseluruhan yaitu keinginan dengan saling berbagi informasi melalui kalangan tertentu agar tercipta sebuah kesempatan dalam berusaha atau berbisnis. Jadi agar kesempatan tersebut dapat terlaksana, harus dibentuk suatu keharusan yang berpengaruh pada prestasi, yang meliputi penggerakan diri sendiri sehingga muncul keinginan untuk berwirausaha.

 

Artikel terkait