Pengertian Pengindraan Jauh serta Berbagai Kelebihannya

Pengertian Pengindraan Jauh serta Berbagai Kelebihannya

Pengertian Pengindraan Jauh serta Berbagai Kelebihannya

Menurut Lillesand dan Kiefer (1990), pengindraan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang objek, wilayah, atau gejala dengan cara menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap objek, wilayah, atau gejala yang dikaji.

Sementara itu, menurut Lindgren (1985), pengindraan jauh adalah berbagai teknik yang dikembangkan untuk memperoleh dan menganalisis informasi tentang permukaan bumi. Berdasarkan kedua pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengindraan jauh adalah suatu cara untuk merekam objek, daerah, atau gejala-gejala tertentu dengan menggunakan alat perekam sehingga kontak langsung dengan objek atau fenomena yang dikaji dapat seminimal mungkin. Gambaran kondisi permukaan bumi sebagai hasil dari perekaman sensor pengindraan jauh disebut dengan citra pengindraan jauh.

Menurut Sutanto (1986), penggunaan teknologi pengindraan jauh mengalami peningkatan pesat, baik diukur dari jumlah bidang penggunaannya maupun dari frekuensi penggunaannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut.

  1. Citra menggambarkan objek, daerah, dan gejala di permukaan bumi dengan wujud dan letak objek yang menyerupai kondisi sebenarnya di permukaan bumi, relatif lengkap, serta meliputi daerah yang luas.
  2. Jenis citra tertentu dapat diolah untuk menghasilkan gambaran tiga dimensional.
  3. Karakteristik objek yang tidak tampak dapat diwujudkan dalam bentuk citra sehingga dimungkinkan pengenalan terhadap obyek tersebut.
  4. Citra dapat dihasilkan secara cepat, meskipun untuk cakupan daerah yang sulit dijelajahi.

Baca Artikel Lainnya: