Serunya Siswa SDN Bumi 1 Mengenal Gamelan di Museum Radya Pustaka Lewat Doodle Art

Serunya Siswa SDN Bumi 1 Mengenal Gamelan di Museum Radya Pustaka Lewat Doodle Art

Serunya Siswa SDN Bumi 1 Mengenal Gamelan di Museum Radya Pustaka Lewat Doodle Art

Ada pemandangan meriah terlihat di Museum Radya Pustaka,

Selasa (7/8) lalu. Bila biasanya museum kebanggan wong Solo itu lengang, maka pagi kemarin cukup menyita perhatian. Pasalnya ratusan siswa SDN Bumi 1 berkunjung ke museum dengan ceria. Mengenakan seragam perpaduan hijau dan hitam mereka penuh semangat mengikuti Outing Class tersebut.

Di dalam museum yang terletak di Jalan Slamet Riyadi tersebut, para siswa diajak mengenal koleksi-koleksi museum. Kali ini khususnya terkait alat musik gamelan. Kegiatan ini selaras dengan hajatan yang akan digelar Solo yakni Event International Gamelan Festival (IGF) 2018 pada 9-16 Agustus 2018 mendatang. Mengusung tema outing class lewat karya doodle art yakni 1001 Doodle Art Gamelan, kegiatan para pelajar ini hasil kerjasama dengan Komunikotavisual dan Saujana Gamelan.
Baca Juga : Kasus Tabrak Lari di Fly Over Manahan, Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Gugat ke Polda Jateng

Awalnya, para siswa diajak lebih dulu mengetahui informasi seputar koleksi

gamelan yang dimiliki, seperti gamelan genderan yang bernama Larasdi, yang punya keunikan pada wujud dan jumlah instrumennya, serta gamelan Ageng KRA Sosrodiningrat IV (pepatih dalem Sri Susunan Paku Buwono X). Selanjutnya, di lobi museum dengan santainya para siswa tersebut diajak mengenal gamelan melalui kegiatan kreatif, yang bernama Doodle Art.
Baca Juga : PAN Usung Umar Hasyim-Abdullah AA Maju Pilwakot Solo
Asyik mewarnai lewat Doodle Art

Tampak lembaran kertas berukuran A4 yang sudah berisi ragam gambar tentang gamelan dibagikan kepada para siswa. Siswa lantas bebas untuk mewarnai dengan media yang tersedia entah spidol, crayon, pastel, pensil warna, dan lainnya.

Wajah riang dan bersemangat terlihat di paras para siswa tersebut,

bahkan mereka pun asyik menorehkan aneka alat warna mereka. Bahkan tak sedikit yang dlosoran di antara meriam-meriam yang dipajang di lobi museum tersebut.

“Lewat kegiatan ini kami juga ingin memberi wadah berkreativitas dan berekspresi para siswa. Siswa SD ini juga dapat belajar di luar kelas untuk mengenai sejarah dan seni tradisi, serta untuk mengenalkan kembali dan melestarikan gamelan, sesuai tema besar IGF 2018, yaitu Home Coming,” terang founder

 

Sumber :

https://knowledgestudio.biz/kisah-nabi-muhammad-saw/